Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

FLP, Kekecawaan dalam Ingatan

Gambar
Dahulu sekali saya pernah daftar FLP. Tepatnya di FLP Cabang dimana kampus saya berada. Itu sekitar 9 tahun silam. Zaman masih berstatus mahasiswa baru. Seperti kebanyakan organisasi mahasiswa yang membuka Open Reckruitmen di momen penerimaan mahasiswa baru. FLP Cabang ini pun demikian. Sekalipun bukan berstatus ormawa, nuansa organisasi kepenulisan ini tak ingin kalah gesit merekrut anggota baru terasa sekali. Pamflet OR FLP Cabang ini pun ditempel dibeberapa Majalah Dinding (Mading) kampus. Khususnya di spot-spot strategis yang ramai lalu-lalang mahasiswa.

Setelah puas lihat berulang kali pamfletnya di Mading, saya pun mendaftar. Usai jam mata kuliah siang, saya diantar teman ke sekretariat FLP langsung, yang jaraknya dari kampus mungkin tak lebih dari setengah kilo meter.

Back to soul, to be writer!

Gambar
Oleh. Iqbal Themi*

Banyak motivasi orang mengapa harus menulis. Mulai dari sekedar beraktualisasi hingga yang berharap tambahan materi. Masing-masing penulis tentu punya "value" dalam membuat tulisannya. “Value” penulis dalam menulis inilah yang menjadi “role model” secara tidak langsung, bagaimana sebuah tulisan dirampungkan dengan ragam pendekatan atau gaya bahasanya. Tidah hanya terbatas disitu, target pembaca yang dibidik juga menjadi pertimbangan penting bagi seorang penulis.